Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Shalom Sahabat SMASKRIS Ambon

Ambon, (07/08/2019) Tim SMASKRIS Ambon, “Tak Pernah Padam” adalah kalimat yang pantas diberikan kepada dua siswa SMASKRIS Ambon yang baru saja menorehkan prestasi gemilang pada ajang kejuaraan karate Tingkat Provinsi tanggal 7 Agustus 2019.

Pada ajang seleksi tersebut, dua siswa SMASKRIS Ambon berhasil menjuarai juara 1 putra kategori komite atas nama Riskiando Rihulay kelas XII IPS 1 dan juara 3 putri kategori komite atas nama Gresye Sasabone kelas XII-IPA-3

Keberhasilan menjuarai ajang bergengsi yang diraih siswa SMAS Kristen YPKPM Ambon merupakan prestasi penting bagi siswa karena menjadi motivasi dan pelecut semangat belajar bagi siswa di SMAS Kristen YPKPM Ambon

Torehan prestasi gemilang ini seolah menjadi “tradisi juara” secara berturut-turut, diawali tahun ajaran baru 2019-2020, dimulai dengan juara 2 tingkat Provinsi Pada ajang Parade Nusantara, juara juara 2 putra Genre tingkat provinsi, harapan 2 putri Genre tingkat Provinsi, juara 2 putri, dan juara 3 putra  lomba nyanyi tingkat Provinsi.

Sahabat …..Hari ini, seolah tak padam tradisi juara inipun diteruskan pada ajang karate tingkat provinsi, ditemui tim media SMASKRIS Ambon, guru olahraga Bapak R. Latuihamallo berujar “Risky juara I kategori komite terlalu Superior dan selalu mendominasi ketika bertanding, setiap lawan yang dihadapinya selalu dijejali pukulan bertubi-tubi dan sesekali beberapa tendangan dilontarkan ke arah kepala lawan dan tanpa ampun beberapa lawanya rubuh tanpa perlawanan yang berarti”.

Tim media SMASKRIS Ambon pun berusaha untuk mendapatkan data sekolah yang merupakan  lawan-lawan yang dihadapi oleh Risky, tetapi jawaban yang diberikan oleh guru Olahraga ini seolah menutupi dan tak mau memberikan jawaban 

Lebih lanjut bapak Riky (nama sapaan ) guru olahraga ini memberikan jawabannya bagi tim media SMASKRIS Ambon “rasanya tidak etis memberikan jawaban sekolah-sekolah mana yang merupakan lawan yang dilumpuhkan Risky. Hal ini disebabkan ada lawan yang dikalahkan secara telak dengan angka 9 – 0,  skor yang terlalu mencolok dan mencoreng muka lawan dan nama sekolah. Bagi saya yang terpenting Risky sudah menunjukan militannya dalam menghancurkan lawan-lawannya di atas ring Pertandingan ujar Bapak Riky.

Ditanya tim Media SMASKRIS Ambon mengenai kelanjutan dari Prestasi dalam ajang karete ini dengan senyum manis sang guru tegap pemilik tinggi 2,1 Meter menjawab  “menjawab tanggal 12 Agutus 2019 ini Risky akan masuk Hotel untuk pemusatan latihan dalam rangka  Persiapan POPNAS PAPUA. Hal ini merupakan kebanggan bagi sekolah karena menempatkan siswanya dalam tim daerah.

Sampai berita ini ditulis, Risky belum dapat dihubungi tim Media SMASKRIS Ambon menurut berita yang tim Media SMASKRIS Ambon dapatkan Bapak R. Latuihamalo “Risky setelah Pertandingan final, Risky mendapatkan kabar duka Opa terkasih meninggal, hal ini yang menyebabkan Risky usai Pertandingan final dan mendapatkan mendali langsung pulang menuju ke rumah. selain itu Celine Siahaya ( kelas XI IPA 4 ) dan Gresye Sasabone kelas XII-IPA-3, juara 3 bersama

Kepala sekolah yang dihubungi tim Media SMASKRIS Ambon pun Via Telpon Membenarkan bahwa “setelah kejuaraan yang baru melapor ke saya hasil pertandingan hanyalah guru Olahraga, kedua siswa belum datang untuk melapor. Hal ini saya maklumi mengigat masih rasa lelah usai pertandingan.

Secara langsung Kepala Sekolah Dra. E. Laturiuw, M.Si memberikan peryataan  dan ucapan terima kasih kepada kedua atlit Karate yang telah mengharumkan nama SMAS Kristen YPKPM Ambon sekaligus menjadi motivator bagi siswa-siswa lainnya, ditambahkan selama ini saya sebagai pimpinan sekolah selalu mendorong siswa untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, bahkan Ekstra Korikulerpun akademik dan non akademik dilaksanakan dan dipantau secara kontinyu oleh tim kurikulum.

Lebih lanjut  Sang Nahkoda SMASKRIS Ambon menambahkan selama ini saya tidak pernah membedakan pengembangan akademik dan non akademik bagi saya akademik dan non akademik keduanya penting dan mesti didorong keduanya berjalan beriringan.

Secara khusus di pengujung telopon Sang kepala Sekolah mengucapkan “saya atas nama Kepala Sekolah dan keluarga Besar SMAS Kristen YPKPM Ambon turut berduka cita yang mendalam bagi keluarga  Ruhulay atas meninggalnya opa terkasih semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.( cread Ampy Ungirwalu Tim media SMASKRIS Ambon)

Salam SMASKRIS Mandiri menuju SMASKRIS yang Bermutu

Tuhan Yesus Memberkati

#SekolahRamahAnak

#SekolahSiagaKependudukan

#SekolahRujukan

#SekolahWiraUsaha

comments

Back to top

X

Hak Cipta

Semua tulisan pada web merupakan hak cipta SMA Kristen YPKPM Ambon. Dilarang menyalin tanpa ijin!