Assign modules on offcanvas module position to make them visible in the sidebar.

Shalom sahabat SMASKRIS Ambon

" Kran Juara Mengalir Lagi " sepertinya kalimat ini bukan hanya sebuah slogan semata, namun dibuktikan dengan hasil prestasi yang dicapai oleh peserta didik SMA Kristen YPKPM Ambon.

Pada sabtu 24 agustus 2019, 5 orang peserta didik binaan pendidik seni music bapak G Tupan dan Bahasa Indonesia ibu M Poceratu, SP mendapat kesempatan mengikuti lomba musicalisasi puisi tingkat provinsi yang diadakan oleh kantor balai Bahasa provinsi Maluku diantaranya Alvian Lumimbus ( kelas XI IPA-4), Frengki Tuhumury ( kelas XI IPA-1), Felicia Pattikawa ( kelas XI IPA-1), Reinhard Latuihamallo ( kelas XI IPS-3) dan Kesia Parinussa ( kelas X IPS-1). peserta didik berlatih pada kegiatan  eskul sekolah setiap hari selasa, dan untuk menjelang lomba, alvian dan teman-teman di push kurang lebih seminggu, dan akhirnya mereka menampilkan karya dan telenta terbaik mereka di atas stage.

Sahabat dari 21 peserta lomba musicalisasi puisi yang datang dari 11 kabupaten kota di provinsi maluku,  SMA Kristen YPKPM Ambon berada pada no urut 7, alvian dan kawan-kawan tampil berbalutkan busana kain tenun tanimbar berwarna biru, membawakan alat music Biola, Gitar, Kahon, Ringbell, Soundefek, dan Pianika dengan satu lagu pilihan " DOA para Pelaut yang Tabah " karya Sapardi Djoko Damono  dan satu lagu wajib" Pelabuhan-pelabuhan barat daya" karya Ezra Dahaklory

Ibu kepala sekolah Dra E Laturiuw, M.Si  dan beberapa kepala sekolah yang diundang langsung oleh panitia musicalisasi pun berkesempatan menonton penampilan mereka, dengan senyuman penuh bahagia sang nakhoda ini menyampaikan musikalisai yang merupakan sastra modern ini memberi motivasi kepada siswa untuk menuangkan bakat seni mereka, saya sangat terpukau dengan penampilan anak-anak saya, mereka sangat potensial

Dalam sambutan Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku bapak DR Asrif M.HUM menyampaikan terima kasih kepada 21 peserta lomba musicalisasi Puisi Tingkat Provinsi, dan peserta yang berhasil mendapatkan juara I akan mewakili provinsi Maluku ke tingkat Nasional di Jakarta, saya percaya tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun kemarin, dimana tahun kemarin hanya 3 juri dan tahun ini ada 5 juri, " selamat berlomba"

Sahabat dalam sambutan tertulis walikota ambon yang dibacakan  oleh  sekretaris kota ambon bapak A.G.Latuheru, SH, M.Si Harapan dari Walikota Ambon bapak R Louhanapessy, SH lomba ini harus benar-benar dinilai secara objektif dan lebih baik dari tahun kemarin menjemput program kita bersama Ambon City of Music menuju ambon sebagai kota music dunia.

Ditandai dengan pemukulan tifa bersama oleh sekretaris kota ambon dan kepala balai bahasa provinsi Maluku maka kegiatan ini dibuka secara resmi.Selain mendukung Ambon sebagai kota musik, ajang ini juga ditujukan sebagai wadah yang merangkum bakat dan minat anak, dalam bidang sastra dan musik. Agar potensi seni yang dimiliki negeri ini harus menjadi perhatian dan perlakuan lebih, bakat anak pun dapat tersalurkan serta mendapat apresiasi, khususnya dalam bidang seni.

Demi mendapatkan peserta yang berkualitas baik, panitia lomba musicalisasi tingkat provinsi jalur Pendidikan menghadirkan 5 juri terbaik dari dunia sastrawaan, dan dunia seniman yang berkompoten dibidangnya serta pemangku kepentingkan terkait diantaranya : 

Bapak DR Asrif M.HUM 

Bapak Falentino Latupapua

Bapak Rence Alfons

Bapak Said Magrib

dan Bapak Rudy Fofid Poceratu

Sebagai Pembina, ketika dimintai keterangan terkait lomba dan juara yang diraih, " saya bangga kepada anak-anak saya, walaupun hanya berlatih beberapa hari saja, namun mereka mampu membuktikan kemampuan mereka" ujar pa Gery ( sapaan kasih ), sementara di tempat lain ibu Tien ( sapaan kasih ) yang ditemui tim media sekolah  " ketika anak-anak saya tampil, itu diluar dugaan karena mereka benar-benar menguasai panggung, menguasai isi dari 2 puisi yang dibawakan sungguh luar biasa, sempat saya meneteskan air mata kebahagian, dan untuk semuanya terima kasih kalian luar biasa menambah deretan prestasi lagi" kata sang pustakawan teladan tahun 2018 ini.

Alvian saat ditemui tim media sekolah " saya membawakan kahon dan ringbell,proses latihan selama 5 hari begitu menguras tenaga saya dan teman-teman, karena harus berlatih sambil belajar tugas sekolah juga, tidak gampang mengubah hasil karya orang menjadi ciptaan kita sendiri, bisa juga kita tampil didepan dan pencipta puisinya ada di depan kita, dan ( sambil tersenyum ) kami benar-benar puas dengan tampilan kami, apalagi kami mendapat juara harapan I dari 21 peserta lomba, itu saya merasa  bangga, bahagia, sekaligus kaget  karena hanya latihan 5 hari bisa juara, terima kasih pa Tupan, ibu Tin, ibu Patty, teman-teman yang telah datang sebagai supporter termasuk ibu kepala sekolah, ibu guru tim media sekolah, ibu Loma dan ibu Lely terima kasih Tuhan Yesus memberkati

Sahabat rasa bangga bercampur bahagia terpancar dari raut wajah alvian dan kawan-kawan karena diakhir acara penguguman pemenang, SMA Kristen YPKPM Ambon Berhasil meraih Juara IV atau yang lebih dikenal dengan nama juara Harapan I.

Tidak mudah berlatih dalam waktu singkat dan menampilkan yang terbaik dibonuskan dengan juara harapan I, namun indahnya karya Tuhan memberikan anak-anak SMA KRISTEN YPKKPM AMBON yang luar biasa dengan talenta yang dimiliki, menambah daftar prestasi-prestasi gemilang, torehan prestasi yang didapat disyukuri dan bersiap membuka tabir prestasi yang lain kedepannya.

Salam SMASKRIS Mandiri menuju SMASKRIS yang Bermutu

Tuhan Yesus Memberkati

SALAM MALUKU CERDAS
#SekolahRamahAnak

#SekolahSiagaKependudukan

#SekolahRujukan

#SekolahWiraUsaha

#SDM UNGGUL INDONESIA MAJU

comments

Back to top

X

Hak Cipta

Semua tulisan pada web merupakan hak cipta SMA Kristen YPKPM Ambon. Dilarang menyalin tanpa ijin!